Kesalahan Pengemudi Kendaraan

Posted by Frans Enriko Siregar On 2 komentar

Pernah kita melihat atau bahkan sering adanya kecelakaan yang terjadi di jalan raya, baik itu kecelakaan mobil atau pun motor. Benar-benar disayangkan jika angka kecelakaan itu semakin meningkat dan terus meningkat setiap tahunnya. Sebenarnya siapa yang salah dalam setiap kecelakaan? Tidak ada yang tahu selain saksi mata. Sebuah kecelakaan tentu karena adanya kesalahan yang dibuat salah satu pengendara atau pun kedua-duanya (kecuali karena adanya kesalahan teknis dalam kendaraan). Mungkin berikut sedikit kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan pengendara:

1. Selalu absen untuk menghidupkan lampu sein
Banyak pengendara yang terlalu menganggap remeh terhadap fungsi dari lampu sein itu sendiri. Pencipta kendaraan sudah memikirkan matang-matang mengenai alat yang dapat digunakan saat berkendara untuk menunjang keselamatan pengendara. Lampu sein sangat berguna untuk memberi sinyal kepada pengendara lain baik dari depan atau pun belakang sehingga mereka tahu apa yang akan kita lakukan dengan tanda lampu sein itu.

2. Tidak menggunakan kaca spion
Kaca spion berguna untuk melihat kondisi belakang yang memudahkan kita sehingga tidak perlu menoleh ke belakang yang dapat membahayakan pengendara. Saat kita hendak bergerak dari posisi berhenti dan hendak masuk ke badan jalan, lihatlah terlebih dahulu kondisi belakang apakah sudah aman untuk dilalui atau belum, tentunya dengan menggunakan kaca spion tersebut.

3. Tidak fokus
Pengendara sering teralihkan fokus berkendaranya dengan hal-hal lain seperti adanya sesuatu hal yang ingin dilihatnya sehingga membuat pandangannya lari dari fokus ke jalan. Atau juga ada pengendara yang bisa berkendara sambil memainkan handphone. Saya selalu bingung jika melihat ada orang yang seperti itu, tidakkah ia sadar kalau itu akan membuat si "maut" datang menjumpainya.

4. Tidak memakai alat keselamatan
Bagi pengendara motor pastinya helm adalah syarat wajib yang digunakan. Helm berfungsi mengantisipasi apabila adanya benturan yang mengenai kepala sehingga tidak membahayakan penggunanya. Bagi pengendara mobil tentunya alat keselamatan itu adalah sabuk pengaman. Tidak ada salahnya kan kalau kita selalu memakai sabuk pengaman, itu juga ditujukan untuk keselamatan kita sendiri, bukan hanya sebagai "hiasan".

5. Membawa beban yang terlalu berat dan banyak
Beban yang diperuntukkan berkendara dengan motor sebenarnya adalah dua orang (berdasarkan jumlah orang). Jika beban terlalu banyak dan berat tentu akan mengganggu proses berkendara dan akibat terburuknya yaitu akan adanya kecelakaan.


6. Belum cukup umur
Khususnya bagi pengendara motor, sering kita melihat anak-anak SMP atau pun SMA yang umurnya belum cukup untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) tetapi sudah dengan leluasanya mengendarai motor. Tidakkah orang tua mereka melarang? Atau malah orang tua mereka "bangga"? Oh My God!!!

Mungkin itu sebagian kesalahan-kesalahan yang dilakukan pengendara di jalan raya, khususnya di Indonesia. Mudah-mudahan semakin lama masyarakat Indonesia semakin mengerti apa fungsi dan tujuan berkendara itu.

2 komentar:

Dea Punya | Blogger Ciamis said...

Pertamax gan, :D

bener banget tuh. banyak bgt kesalahan yg sering dilakukan pengendara. terutama sepeda motor. padahalkan itu semua demi keselamatan.

ditunggu kunjungan balik + komentarnya...

Dea Punya | Blogger Ciamis said...

Link kamu sudah terpasang di link sahabat, link back yaaa,,,

Post a Comment

Thank you for You who have given comment(s) on this web...

Jika ada link yang rusak, silahkan mengganti kata frans-noel.com dengan fransnoel26102008.blogspot.com